Sabtu, 25 Oktober 2014

Merk processor dan teknologi yang dimiliki tiap processor

  • INTEL
  1. Intel pentium III
  2. intel pentium IV
  3. Intel Core 2 Duo
  4. Intel Core i7
  5. Intel Xeon
  • AMD (advance micro device )
  1. AMD Phenom processor
  2. AMD Athlon processor
  3. AMD Sempron processor
  4. AMD A-series in-a-box
  5. AMD Athlan II processor

  • CYRIX
  1. Processor ini memberikan daya perform yang sama sengan pentium II
  2. Menggunakan tenaga  listrik yang sedikit dan tingkat frekuensi mega herlznya rendah
  3. mempunyai desain roket 7 yang terbukti handal.
  4. Proses ini mendukung SDRM dan AGP
  5. Proses MMOX yang telah berkembang dan mendukung

Teknologi Komponen Output

Definisi nya yaitu kebalikan dari input adalah data yang keluar dari sistem informasi berguna untuk semua pemakaian sistem.
A. Liquid Crystal Display (Monitor)
LCD adalah teknologi monitor yang menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan CRT (CathodeRay Tube). Karena bentuknya yang pipih, maka monitor jenis flat tersebut menggunakan energi yang kecil dan banyak digunakan pada komputer-komputer portabel.
B. Dolby Digital (Speaker)
Dolby Digital merupakan teknologi untuk menghasilkan suara surround digital. Teknologi ini biasanya digunakan dalam pemrosesan dan pembentukkan data audio untuk film-film di bioskop atau film-film pada media kepingan sepertiDVD. Dolby Digital dikembangkan oleh Dolby Laboratories. Untuk mengoptimalkan teknologi Dolby Digital, dibutuhkan minimal 5 speaker full range dan 1speaker low-frequency (subwoofer). Konfigurasi ini disebut sebagai konfigurasi 6-channel.
C. Inkjet (Printer)
Inkjet printer adalah alat cetak yang sudah menggunakan tinta untuk mencetak dan kualitas untuk mencetak gambar berwarna cukup bagus. Printer jenis ini menggunakan sistem yang berbeda dibanding dengan printer sebelumnya. Proses pencetakkannya menggunakan semprotan tinta (dimana proses penyemprotannya diatur oleh komputer) kemedia cetak guna menghasilkan karakter ataupun gambar yang sesuai. Karena menggunakan teknik semprot, maka printer jenis ini sama sekali tidak menimbulkan suara/brisik seperti halnya printer- printer sebelumnya.
D. 3D Ready (Proyektor)
Teknologi 3D ready memberikan gambar yang jernih dengan resolusi native 1024 x 768 XGA, memiliki tingkat kontras yang tinggi (2000:1) sehingga sistem warna yang dihasilkanpun memiliki kecerahan dan saturasi warna hingga 2500 ANSI lumens.
E. Active Noise Control (Headphone)
ANC adalah sebuah teknologi headphone yang berfungsi untuk menyaring kebisingan.


Teknologi Komponen Input

A. Optical Mouse (Mouse)
Mouse Optical dibuat pertamakali oleh Steve Kirsch dari Mouse Systems Corporation. Kelebihan dari Mouse ini adalah lebih akurat dan lebih mudah perawatannya dibandingkan dengan Mouse bola. Mouse optik menggantikan bola dengan LED merah, cahaya LED di pantulkan oleh alas ke sensor CMOS, kemudian sensor ini mengirimkan gambaran permukaan ke Digital Signal Prosessor (DSP), kemudian DSP menganalisis gambaran yang diberikan oleh sensor untuk mementukan pergeseran jarak mouse yang kemudian dikirimkan ke komputer, dan berdasarkan data tersebut komputer akan menggeser posisi pointer pada layar.
B. i2i (Webcam)

i2i adalah webcam sistem dua kamera yang ditemukan oleh Microsoft. Kamera ini menggunakan perhitungan algoritma yang spesial dikembangkan untuk menggabungkan apa yang dilihat kamera untuk membuat gambar stereo yang akurat. Kamera ini juga dapat menampilkan emoction 3D yang melayang. Sistem i2i dapat juga menghasilkan gambar background yang realistis sehingga pengguna dapat berpura-pura berada di tempat lain. Kemampuan sistem i2i ini, diantaranya yaitu kemampuan tracking (disebut smart framing) dan juga kemampuan smart focusing, dapat menambah pengalaman berkonferensi bagi pengguna.

C. Virtual laser keyboard (Keyboard)

Adalah keyboard yang diproyeksikan dan dapat disentuh dipermukaan apapun. Keyboard bisa melihat pergerakan jari tangan dan menterjemahkannya kedalam penekanan tombol pada perangkat. Sebuah Laser virtual keyboard memproyeksikan gambar supaya terlihat ke permukaan. Kemudian sebuah sensor atau kamera di proyektor mengambil gerakan jari, setelah koordinat terdeteksi, kemudian ditentukan karakter yang akan dihasilkan.

D. Sheet-fed (Scanner)

Pada scanner sheet-fed jika ingin men-scan kita tinggal menyodorkan kertas yang akan di-scan ke salah satu ujung scanner, dan roda mekanik akan menarik kertas melewati bagian bawah scanning head. Bentuknya kecil sehingga memudahkan penggunanya untuk membawa dan memanfaatkannya. Kekurangan scanner jenis ini adalah tidak dapat men-scan kertas berukuran kecil seperti pas foto, atau guntingan artikel koran. Di samping itu, scanner model ini tidak dapat men-scan benda tiga dimensi.

E. Anti-Hiss (Microphone)

Anti-Hiss adalah sebuah teknologi yang berfungsi untuk menghilangkan suara desisan pada microphone.

Sabtu, 18 Oktober 2014

Contoh Perusahaan Cloud Computing

  1. Software as a Services 
    • Salesforce.com layanan yang diberikan berupa CRM online
    • Zoho.com layanan word processor seperti google docs, project mgt, invoice online
    • Xero.com layanan nya adalah acounting online
  2. Platform as a Services 
    • Google AppEngine yang menyediakan layanan aplikasi diatas platform google dengan bahasa pemrograman Phyton dan Django
    • Salesforce.com menyediakan modul-modul untuk mengembangkan aplikasi di atas salesforce menggunakan bahasa Apex
    • Facebook yang memungkinkan kita untuk mengembangkan aplikasi lain, contohnya Zynga
  3. Infrastructure as a Services
    • Amazon.com dengan produknya EC2 (Elastic Computing Cloud) yang menyediakan layanan media penyimpanan dan penyewaan CPU yang dilengkapi dengan sistem operasi yang bisa disewa dengan hitungan jam.
    • Akamai dengan produknya Akamai's Intelligent Internet Platform

Prinsip kerja Cloud Computing

Prinsip kerja cloud computing itu berawal dari prinsip fleksibelitas yang di mana user (pengguna) lebih di manjakan dengan berbagai kemudahan dalam penggunaan komputer.Jadi prinsip ini mengutamakan internet sebagai alat untuk mempermudah pengguna komputer. Proses kerja cloud computing menggunakan internet sebagai sistem utama sebagai pengolah atau aplikasi. Semua data atau perintah yang dikirimkan akan di simpan atau diolah di dalam internet.Selain itu juga cloud computing menggunakan prinsip on-demand (saat itu juga) prinsip ini juga membuat cloud computing dapat di gunakan kapan saja dan dimana saja.

Klasifikasi Layanan Cloud Computing

  1. Software as a Service (SaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita tinggal memakai software(perangkat lunak) yang telah disediakan. Kita cukup tahu bahwa perangkat lunak bisa berjalan dan bisa digunakan dengan baik. Contoh: layanan email publik (Gmail, YahooMail, Hotmail, dsb), social network(Facebook, Twitter, dsb) instant messaging (YahooMessenger, Skype, GTalk, dsb) dan masih banyak lagi yang lain.  Dalam perkembangan-nya, banyak perangkat lunak yang dulu hanya kita bisa nikmati dengan menginstall aplikasi tersebut di komputer kita (on-premise) mulai bisa kita nikmati lewat Cloud Computing.Keuntungan-nya, kita tidak perlu membeli lisensi dan tinggal terkoneksi ke internet untuk memakai-nya.
  2. Platform as a Service (PaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita menyewa “rumah” berikut lingkungan-nya (sistem operasi, network, databbase engine, framework aplikasi, dll), untuk menjalankan aplikasi yang kita buat. Kita tidak perlu pusing untuk menyiapkan “rumah” dan memelihara “rumah” tersebut. Yang penting aplikasi yang kita buat bisa berjalan dengan baik di “rumah” tersebut. Untuk pemeliharaan “rumah” ini menjadi tanggung jawab dari penyedia layanan. Sebagai analogi, misal-nya kita sewa kamar hotel, kita tinggal tidur di kamar yang sudah kita sewa, tanpa peduli bagaimana “perawatan” dari kamar dan lingkungan-nya. Yang penting, kita bisa nyaman tinggal di kamar itu, jika suatu saat kita dibuat tidak nyaman, tinggal cabut dan pindah ke hotel lain yang lebih bagus layanan-nya.
  3. Infrastructure as a Service (IaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita bisa “menyewa” infrastruktur IT (komputasi, storage, memory, network dsb). Kita bisa definisikan berapa besar-nya unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage) , memory (RAM), bandwith, dan konfigurasi lain-nya yang akan kita sewa. Mudah-nya, IaaS ini adalah menyewa komputer virtual yang masih kosong, dimana setelah komputer ini disewa kita bisa menggunakan-nya terserah dari kebutuhan kita. Kita bisa install sistem operasi dan aplikasi apapun diatas-nya.  

Manfaat dari Cloud Computing

Dari penjelasan tentang cloud computing, ada banyak manfaat yang bisa kita ambil dari cloud computing, yaitu :
·        Skalabilitas, yaitu dengan cloud computing kita bisa menambah kapasitas penyimpanan data kita tanpa harus membeli peralatan tambahan, misalnya hardisk dll. Kita cukup menambah kapasitas yang disediakan oleh penyedia layanan cloud computing.
·        Aksesibilitas, yaitu kita bisa mengakses data kapanpun dan dimanapun kita berada, asal kita terkoneksi dengan internet, sehingga memudahkan kita mengakses data disaat yang penting.
·        Keamanan, yaitu data kita bisa terjamin keamanan nya oleh penyedia layanan cloud computing, sehingga bagi perusahaan yang berbasis IT, data bisa disimpan secara aman di penyedia cloud computing. Itu juga mengurangi biaya yang diperlukan untuk mengamankan data perusahaan.
·        Kreasi, yaitu para user bisa melakukan/mengembangkan kreasi atau project mereka tanpa harus mengirimkan project mereka secara langsung ke perusahaan, tapi user bisa mengirimkan nya lewat penyedia layanan cloud computing.

·        Kecemasan, ketika terjadi bencana alam data milik kita tersimpan aman di cloud meskipun hardisk atau gadget kita rusak

Definisi Cloud Computing (Komputer Awan)

Komputasi awan (bahasa Inggris : cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan') . Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer.  Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain."
Berdasarkan jenis layanan-nya, Cloud Computing dibagi menjadi berikut ini:
  1. Software as a Service (SaaS)
  2. Platform as a Service (PaaS)
  3. Infrastructure as a Service (IaaS)