Pada PC kategori standar ini tidak ada perangkat peripheral yang istimewa. Pada PC standar saya menambahkan Intel Coleron dual core dan RAM DDR3 sebesar 2GB. Untuk Input dan Outputnya cukup menggunakan yang standar saja. PC Standar ini cukup untuk menjalankan aplikasi office, browsing internet dan bermain game yang sederhana.
Di PC kelas High End saya tidak tanggung-tanggung untuk memasukan perangkat yang paling canggih dan paling mahal harganya. Dari prosesnya saya memilih Intel Core i7 yang berjumlah enam core dan saya juga memilih VGA card high-end yang menggunakan teknologi 384bit dan DDR5 sebesar 6GB. Perangkat outputnya saya pilih monitor LCD ukuran 30" Widescreen. Dilengkapi storage 3 TB berkecepatan 7200rpm. Saya pikir PC High End ini merupakan unggulan dari semua kategori PC yang lain, dan tidak memandang dari segi biaya yang dikeluarkan.
Untuk PC kelas Gamer saya lebih mengutamakan prossesor, RAM, VGA card, display, mouse dan keyboard yang berbasiskan khusus game. Prosessor yang saya pilih untuk PC Gamer adalah AMD Bulldozer dengan clock 3.6Ghz berteknologikan delapan core. RAM merupakan perangkat penting dalam kinerja performa sebuah proses, maka saya memilih RAM khusus game yang berjumlah empat keping masing-masing berkapasitas 4GB. Sedangkan untuk pemrosesan Video Graphic Accelerator saya gunakan sama seperti pada PC High End, teknologi 384bit dan DDR5 sebesar 6GB. Display untuk bermain game cukup yang berteknologikan LED dengan ukuran 24".
PC kelas gamer dan PC untuk Graphic Designer saya rasa peripheral yang diunggulkan cukup sama. Yaitu pada VGA card. Prosessor yang digunakan cukup dengan Intel core i5 quad core. Tambahan untuk display saya memilih LED dengan ukuran 27" widescreen, dan juga perangkat input mouse saya rekomendasikan yang memiliki resolusi dpi yang tinggi. Bagaimanapun untuk orang yang mendesain grafik atau gambar lebih mengutamakan dalam segi tampilan.
Sesuai dengan kategorinya, pada PC untuk Sound Editor yang lebih ditonjolkan yaitu pada perangkat sound cardnya. PC kelas sound editor ini cukup menggunakan prossesor Intel core i5 quad core. Untuk perangkat peripheral yang lain saya rasa sama dengan PC standar. Saya sendiri belum mengetahui apa kelebihan sound card jenis expansive dengan yang onboard. PC kelas sound editor ini banyak digunakan diperusahaan musik dan entertainment.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar